Home » » Mencari Ide

Mencari Ide

Ide tulisan ada di mana-mana, tergantung kamunya saja bisa menangkap ide tersebut dan menuangkan dalam tulisan atau tidak. Ya, perkataan atau saran tersebut tidak ada salahnya. Juga termasuk nasihat: mulailah menulis dari yang dekat, atau dari pengalaman dan pengetahuan yang kamu kuasai.

Tapi, begini...

Fiksi atau kisah rekaan merupakan re-kreasi (re-create) kenyataan. Sehingga, re-kreasi merupakan pilahan atas pilihan kenyataan hidup yang kemudian dimampatkan menjadi sebuah 'kenyataan' yang baru, biasanya mengandung nilai dan amanat tertentu (bisa disampakan tersirat pun tersurat).

Jadi, nasihat mengenai ide ada di mana-mana memang benar adanya. Namun, memilih dan memilahnya tentu butuh sebuah perlakuaan yang lebih lagi. Bila tak dipilah, tentu ceritanya akan menggeladrah alias berpanjang-panjang tidak penting. Bahkan untuk novel yang memiliki kebebasan jumlah halaman.

Lalu, bagaimana bila tidak peka dan tak bisa mere-kreasi sebuah ide menjadi tulisan baru? Let's playin' with three--you can do this whether you have an idea or nay.



Tentukan Tiga Kata/Frasa


Why I choose three words or phrase(s), just because it's my Masku-Meine Liebe's name. So, kamu bisa menentukan empat atau lima jumlah kata atau frasa. Jangan terlalu banyak, karena akan tidak fokus. Lagipula, pertanyaan mengenai isi novel bukankah jamak diajukan seperti ini: sebutkan isi novel Anda dalam tiga kata. Nah, pondasi awal tiga pilihan kata (baik dipilih secara acak atau dipilih benar-benar) tentu bisa dijadikan jawaban.

Ambil contoh dari cerpenku, ya.

Gembok - Media Indonesia, 2015

der Diebe - gembok - penulis romance

Maka, ceritanya akan menjadi seperti ini:

Teringat Jörg, warna biru seragam, tindikan, rambut dicat merah, obrolan cinta teranalogi kunci dan gembok membuat Wiechert menemukan ide baru. Wiechert akan menjadikan karakter unik Jörg sebagai tokoh utama yang jatuh cinta pada seorang pelanggan bulimia. Ini akan jadi cerita roman yang tidak biasa. Semoga kali ini ia mampu menyelesaikan tulisan. Kalau macet, ia akan kembali ke toko kelontong untuk mengobrol mengorek ide.Wiechert menyedot rokok sekali lagi. Suara mesin ketiknya mulai berdentam-dentam. (selengkapnya baca di SINI)


Skarf - Koran Tempo, 2012

Perancis - Senegal - skarf

Maka, aku pun menulisnya seperti ini:

Morris tahu, perkara Silvie akan balas mencintainya itu hanyalah angan-angan. Silvie berusia dua puluh lima, sedang ia baru delapan belas. Silvie tinggal di lingkungan yang sama dengan Morris. Daerah kumuh di wilayah selatan Perancis. Ada dua kemungkinan kenapa Silvie mengabaikannya padanya; rentang usia mereka (padahal Morris tidak mempermasalahkannya), dan fakta bahwa Silvie orang Perancis asli sedang Morris berkulit hitam dan keturunan Senegal. Bisa jadi Silvie mengabaikannya karena Morris berdarah ‘kotor’, meski mereka tinggal di lingkungan kumuh yang sama. Jadi Morris merasa mereka sebenarnya tidak ada bedanya.

Silvie menatap skarf merah muda dengan pinggiran merah tua (yang bila dililit di leher juntaiannya akan tampak seperti kelopak mawar) dengan tidak percaya. Morris menunggu dengan perasaan berdebar. Namun Silvie hanya mengamati kain indah yang dilipat di dalam kotak tersebut. Menyentuhnya pun bahkan tidak.

“Cobalah,” kata Morris.


Silvie menutup kotak itu kembali dan menyodorkannya pada Morris. “Tidak, Morris. Aku tidak bisa menerimanya.” (selengkapnya baca di SINI)

Bebaslah memilih tiga kata. Jangan terhambat oleh ketakutan atau kecemasan mengenai apakah kata ini bagus atau buruk, kata ini menarik atau membosankan. Pilihan tiga kata selain untuk memancing ide (bila kamu benar-benar dari pengalaman kosong), juga bisa membantu fokus saat kamu mulai menulis dari pengalaman dan atau pengetahuan yang kamu kuasai.

sumber gambar


Pergunakan Gambar

Saking banyaknya yang dilihat dalam keseharian, sampai bingung sendiri apa yang diangkat dalam tulisan, ya? Sebenarnya ini lagi-lagi mengenai fokus.

Begini saja, ambil kameramu. Tentukan sebuah spot, lalu jepret! Gambar yang kamu ambil bisa dijadikan pijakan untuk memulai cerita. Atau, bila ingin lebih kreatif atau menantang, pilih secara acak gambar dari internet, lalu tulis.

Asyik lagi bila kamu menyediakan waktu datang ke sebuah pameran lukisan atau pameran seni rupa. Berbagai macam aliran lukisan pun berupa bentuk instalasi sangat bagus untuk memancing imajinasi.

Mainkan Musik 


Saat kamu sudah setengah jalan dalam menulis, musik bisa digunakan sebagai pendukung suasana. Tapi di awal proses, musik bisa digunakan untuk memunculkan ide. Entah dari lirik, isi keseluruhan lagu, pun suasana yang tercipta dari lagu yang kamu dengarkan; muram, riang, ceria, menegangkan, murung, misteri, horor, dll.

Kombinasikan

Bila sudah terbiasa menggunakan ketiga cara tersebut untuk mencari, bolehlah dikombinasikan. Misal, ide cerita berangkat dari cara 'tentukan tiga kata/frasa', untuk setting cerita kamu bisa menggunakan cara 'pergunakan gambar', dan untuk menentukan genre yaitu pop-romance, detektif, horor-thiller, sastra, atau yang lain pergunakan cara 'mainkan musik'.

Asyik, kan. 


0 comments: